jump to navigation

Iman

Pengakuan Iman Rasuli

Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa,
Khalik langit dan bumi.

Dan kepada Yesus Kristus, anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita
yang dikandung daripada Roh Kudus,
lahir dari anak dara Maria,
yang menderita dibawah pemerintahan Pontius Pilatus,
disalibkan, mati, dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.
Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati,
naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Mahakuasa,
dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus,
gereja yang kudus dan am, persekutuan orang kudus,
pengampunan dosa, kebangkitan daging,
dan hidup yang kekal, Amin.

Komentar»

1. Haeli - Agustus 15, 2008

Yahowu !

Yang ingin saya sampaikan ini, tidak berhubungan langsung dengan topik di atas. Namun bagian dari integral/yang tidak terpisahkan dari Iman itu sendiri.

Sekedar usul saja, bagaimana kalau onkp.wordpress menampilkan topik ini sebagai pencerahan. Sebab topik ini banyak di bahas di kalangan teolog-teolog kristen di bangsa ini dan sekaligus menjadi pergumulan gereja.

Tentunya tidak untuk menghakimi dan memojokkan pihak tertentu, tetapi sebagai pencerahan, guna menemukan kebenaran yang hakiki.

APAKAH TUHAN SESEMBAHAN ORANG KRISTEN = ALLAH SESEMBAHAN UMAT ISLAM = LOWALANGI SESEMBAHAN ORANG KRISTEN NIAS

Jika sama/tidak, letaknya dimana? mohon komentar yang positif, membangun, santun dan beralasan.

Sebelumnya, saya ucapkan terimakasih kepada onkp.wordpress jika topik ini bisa di jadikan bahan diskusi. Tuhan Yesus Memberkati!

Saohagölö !

Pdt. Haeli Hia

ali - Maret 17, 2013

Islam adalah agama yang paling mulia di sisi Allah SWT, karena diturunkan untuk menutup ajaran-ajaran sebelumnya. Ar-Rahman (Yang Memiliki Mutlak Sifat Pemurah) menugaskan Musa AS untuk mengajarkan kitab Taurat, kemudian Daud AS untuk mengajarkan kitab Zabur, kemudian Isa AS untuk mengajarkan kitab Injil. Selanjutnya Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ditugaskan untuk mengajarkan kitab suci Al-Quran. Melalui Rasulullah, Islam ditetapkan sebagai agama penutup dan penyempurna dari ajaran-ajaran sebelumnya.

Ar-Rahiim (Yang Memiliki Mutlak Sifat Penyayang) telah memastikan bahwa Islam sangat cocok diterapkan di mana saja, kapan saja dan oleh siapa saja. Syaratnya asal umat manusia mau berpegang teguh dan meyakini serta melaksanakan ajaran Islam dengan sebaik-sebaiknya. Bahkan dengan Islam, keadaan dan keberadaan umat manusia akan menjadi baik.

Sebagai agama, Islam adalah yang paling benar. Al-Malik (Yang Memiliki Mutlak Sifat Merajai/Memerintah) akan memberikan jaminan pertolongan serta kemenangan kepada umat manusia yang mau selalu berpegang teguh dengan sebenar-benarnya dan seyakin-yakinnya.

Melalui Islam, Al-Quddus (Yang Memiliki Mutlak Sifat Suci) telah menyempurnakan agama bagi hamba-hamba-Nya dan juga menyempurnakan nikmat bagi mereka. As-Salaam (Yang Memiliki Mutlak Sifat Memberi Kesejahteraan) hanya meridhoi Islam sebagai agama yang wajib dipeluk para hamba-Nya. Oleh sebab itu, tidak ada suatu agama pun yang diterima oleh Al-Baari’ (Yang Memiliki Mutlak Sifat Yang Melepaskan, Membuat, Membentuk, atau Menyeimbangkan) selain Islam. Dan tidak hanya itu pula, Al-Mu’min (Yang Memiliki Mutlak Sifat Memberi Keamanan) juga telah mengakhiri kehadiran para Nabi di dunia ini oleh keberadaan Muhammad SAW.

Selain telah menyempurnakan dan menutup kehadiran agama-agama sebelumnya, Al-Muhaimin (Yang Memiliki Mutlak Sifat Pemelihara) juga telah meyakinkan tidak akan ada lagi kehadiran nabi-nabi lainnya setelah Muhammad SAW. Dengan demikian, keberadaan dan penyebaran (syiar) Islam itu sendiri kini menjadi sangat tergantung oleh karsa kaum Muslimin. Sehingga umat Islam menjadi dituntut untuk selalu bersemangat menjaga dan meningkatkan eksistensi dan posisi Islam sampai peradaban kehidupan di dunia berakhir.

Islam telah merangkum segala bentuk kemaslahatan yang diajarkan oleh agama-agama sebelumnya. Islam adalah agama yang lebih istimewa dibandingkan agama-agama terdahulu karena sebagai sebuah ajaran, Islam dapat diterapkan oleh seluruh umat manusia di dunia hingga akhir zaman.

Al-‘Aziiz (Yang Memiliki Mutlak Kegagahan) mewajibkan seluruh umat manusia untuk beragama demi Al-Jabbar (Yang Memiliki Mutlak Sifat Perkasa) dengan memeluk Islam. Selanjutnya untuk memuliakan agama yang paling mulia di sisi Al-khaliq (Yang Memiliki Mutlak Sifat Pencipta) tersebut, maka kepada kaum Muslimin wajib memiliki moral hazard untuk selalu menjaga, meluruskan dan mengembangkan akidah Islam sampai akhir zaman.

Firman Al-Mutakabbir (Yang Memiliki Mutlak Sifat Megah atau Yang Memiliki Kebesaran) yang menegaskan keseluruhan argumentasi tulisan di atas;
Surat Al Ahzab ayat 40:
مَّا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِّن رِّجَالِكُمْ وَلَكِن رَّسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيماً
“Muhammad itu bukanlah seorang ayah dari salah seorang lelaki diantara kalian, akan tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup para Nabi.” (QS. Al Ahzab: 40)
Surat Al Maa’idah ayat 3:
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِيناً
“Pada hari ini Aku telah sempurnakan bagi kalian agama kalian, dan Aku telah cukupkan nikmat-Ku atas kalian dan Aku pun telah ridha Islam menjadi agama bagi kalian.” (QS. Al Maa’idah: 3)
Surat Al Maaidah ayat 48:
وَأَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقاً لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِناً
“Dan Kami telah menurunkan kepadamu Al Kitab dengan benar sebagai pembenar kitab-kitab yang terdahulu serta batu ujian atasnya.” (QS. Al Maa’idah: 48)
Surat Ali Imran ayat 19:
إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللّهِ الإِسْلاَمُ
“Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS. Ali Imran: 19)
Surat Ali Imran ayat 85:
وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِيناً فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Dan barang siapa yang mencari agama selain Islam maka tidak akan pernah diterima darinya dan di akhirat nanti dia akan termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Ali ‘Imran: 85)
Surat Al A’raaf ayat 158:
قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعاً الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ لا إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ يُحْيِـي وَيُمِيتُ فَآمِنُواْ بِاللّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللّهِ وَكَلِمَاتِهِ وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
“Katakanlah: Wahai umat manusia, sesungguhnya aku ini adalah utusan Allah bagi kalian semua, Dialah Dzat yang memiliki kekuasaan langit dan bumi, tidak ada sesembahan yang haq selain Dia, Dia lah yang menghidupkan dan mematikan. Maka berimanlah kalian kepada Allah dan Rasul-Nya seorang Nabi yang ummi (buta huruf) yang telah beriman kepada Allah serta kalimat-kalimat-Nya, dan ikutilah dia supaya kalian mendapatkan hidayah.” (QS. Al A’raaf: 158)
Surat Ash Shaff ayat 9:
هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ
“Dia lah Zat yang telah mengutus Rasul-Nya dengan membawa Petunjuk dan Agama yang benar untuk dimenangkan di atas seluruh agama-agama yang ada, meskipun orang-orang musyrik tidak menyukainya.” (QS. Ash Shaff: 9)
Surat An Nuur ayat 55:
وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْناً يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئاً وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
“Allah benar-benar telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman serta beramal salih diantara kalian untuk menjadikan mereka berkuasa di atas muka bumi sebagaimana orang-orang sebelum mereka telah dijadikan berkuasa di atasnya. Dan Allah pasti akan meneguhkan bagi mereka agama mereka, sebuah agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka peluk. Dan Allah pasti akan menggantikan rasa takut yang sebelumnya menghinggapi mereka dengan rasa tenteram, mereka menyembah-Ku dan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apapun. Dan barangsiapa yang ingkar sesudah itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. An Nuur

2. T.F. Marundrury, SE (Ama Rubeno) - November 6, 2008

Shalom Pdt.Hia…
Cukup menarik pertanyaan anda tsb, mungkin pengetahuan agama saya kurang namun saya akan mencoba menjawabnya.
Allah / Tuhan sesembahan orang kristen ialah Allah / Tuhan yang disembah oleh Abraham, ishak dan yakub. (kitab Kejadian, Perjanjian Lama) Allah yang membebaskan bangsa Israel dari perbudakan mesir (kitab Keluaran, Perjanjian Lama), Allah Bapa yang dimaksudkan oleh Yesus Kristus dalam do’a Bapa Kami yang diajarkannya kepada murid-muridnya (injil Matius, Perjanjian Baru), Allah yang kekal dan MahaKuasa (EL SHADDAI)..
Sedangkan Allah/Tuhan sesembahan umat islam ialah Allah yang rahman dan rahim, Pengasih dan Penyayang.. zat tunggal yang suci yang memberikan wahyu kepada Muhammad.
Lowalangi, pada jaman leluhur Nias dahulu (zaman animisme/dinamisme) istilah lowalangi merupakan nama/sebutan bagi Dewa Utama mereka. Seiring perkembangan jaman dengan masuknya penyebaran agama Kristen diNias, istilah ini terus dipakai hingga sa’at ini menjadi sebutan nama Tuhan/ALLAH bagi orang Kristen diseluruh Nias.
Terima kasih, ya’ahowu… Gbu!

3. tri - Desember 2, 2009

kalo pengen tau Tuhan yang disembah orang ISLAM buka http://www.dudung.net/quran trus dalam menu pencarian didalam Al Quran ketik ALLAH.

semoga menjadi petunjuk yang benar bagi saudara semuanya.

tri - Desember 3, 2009

http://www.dudung.net/quran trus dalam menu pencarian didalam Al Quran ketik Islam

4. Yoramo Hia - April 20, 2010

Yaahowu.

Kalo boleh usul, bukan hanya pengakuan iman rasuli aja saja yang dimuat disini tetapi dimuat juga pandangan/ajaran yang dianut oleh ONKP tantang baptisan, perjamuan kudus, keselamatan, gereja, akhir zaman, dosa, dll. Hal ini penting supaya gereja ONKP tetap ajaran yang telah ditetapkan, karena jika melihat latar belakang sekolah/pendidikan para pendeta yang sekarang melayani di ONKP mungkin tidak semua sama berasal dari aliran Lutheran, tetapi ada dari aliran Calvinis, kharismatik, bahkan mungkin ada yang liberal (maaf). Trimakasih

ali - Maret 17, 2013

Surat Ali Imran ayat 85:
وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِيناً فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Dan barang siapa yang mencari agama selain Islam maka tidak akan pernah diterima darinya dan di akhirat nanti dia akan termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Ali ‘Imran: 85)

5. justin - Agustus 24, 2010

Bagi pendapat saya sendiri ada baiknya diperbanyakkan kesaksian bagaimana keadaan di syurga agar umat kristen dapat membayangkan kebagusan,keindahan disana diikuti dengan bagaimana cara kehidupan, kerohanian seseorang itu dapat betul-betul membawanya ke syurga sama seperti bagaimana seorang dari kampung yang sangat terpencil ingin melihat sebuah bandar yang belum pernah dilihat kebagusan serta keindahannya sudah tentu ia kepingin tahu bagaimana caranya ia dapat ke sana…

6. istiwidoyo - November 12, 2012

siapapun yg telah dipanggil tuhan yesus pasti akan mendengar suaranya meskipun dari kejauhan amin…amin

7. jeremi gulo - November 28, 2012

Klo sya boleh taw… ONKP aliranya apa…..? apakah Lutheran ? Calvinisme, atw abu2 ALIAS nggak jelas..?
Thanks sblumnya……! Yaahou.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: